Recent Posts

Tegal, Cikal Bakal Bisnis Shuttlecock di Indonesia

Tahun 1920, pasangan pengantin baru Souw Wan Tjwan dan Liem Kim Hee dari Bumiayu ini suka menghabiskan waktu untuk bermain bulu tangkis. Saat itu harga shuttlecock sangat mahal dan merk di pasaran didominasi oleh Green Flash, Blue Bird dan Toyoda. Karena itu, keduanya memutuskan untuk membuat industri shuttlecock rumahan. Awalnya, …

Read More »

Klasifikasi Shuttlecock Berdasarkan Bentuk Potongan Bulu

Berdasarkan bentuk potongan bulu, di pasaran dikenal 2 jenis shuttlecock, yakni: shuttlecock bulu bulat dan shuttlecock bulu runcing. Shuttlecock bulu bulat merupakan ciri khas shuttlecock buatan Solo dan Tegal. Hanya sebagian kecil daerah yang masih menggunakan jenis shuttlecock ini, antara lain: beberapa kota di Jawa Tengah, beberapa kota di Jawa …

Read More »

Pelatihan Shuttlecock di Dinkop Kota Blitar

Pada tanggal 29-31 maret 2016, kami bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Blitar menyelenggarakan pelatihan shuttlecock. Pelatihan singkat yang bertema ‘Meraih Sukses Melalui Usaha Kerajinan Shuttlecock’ berlangsung di Aula Dinkop Kota Blitar, Jl Imam Bonjol 85 Blitar diikuti oleh 45 orang peserta dari berbagai usia. Kegiatan tersebut secara …

Read More »